100
100 Daftar Impian

olahraga jari

This category contains 16 posts

laki-laki


“Ah konyol,”entah wanita maupun laki-laki sama saja, mungkin?.

banyak yang berkata wanita mampu menyimpan rapat bahkan rapih perasaan yang dimilikinya,entah dari mana kerapatan itu bisa terlihat rapih,bukankah semakin tersimpan semakin banyak pula debu yang menempel dan ikut tersimpan bahkan di selah-selah kerapihan itu.

laki-laki itu bodoh, Mungkin? Continue reading

Pelangi itu


nafas ini memburu ketika melihat orang tua yang membanggakan anaknya

semakin kencang ketika mereka membicarakan tentang anaknya sambil meneskan air mata

diikuti hati yang mencoba menenangkan

airmata tak terasa menetes

apa lagi ketika orangtua itu begitu semangat menceritakan tentang anaknya

tak ada keraguan dari mimik wajah itu

Begitu indah

Perjuangan mereka telah terasa oleh mereka

inilah Pelangi itu

keindahannya tak akan ada yang bisa manandingi

ku ingin segera merasakan hal itu

menikmati keindahan pelangi yang indah itu

Aamiin

SEPATUKU REM SEPEDAH KU, PENYELAMAT HIDUPKU


“Penuh percaya diri dengan penampilan yang dekil dan bau keringat berjalan dengan sepatu yang sempit hingga di injak bagian belakangnya walaupun sepatu yang digunakannya itu terlihat bolong oleh teman-temannya dari belakang, dan dengan sepedah putihnya dia tiba di SMK Negeri 2 Bandung”

Ah masih terbayang kisah anak itu waktu Sekolah dulu, terutama dengan ciri khasnya dari penggunaan sepatu. Sangat berbeda dengan Pak Dahlan Iskan yang baru memakai sepatu sejak beliau duduk di bangku Aliyah, dari SD Dia menggunakan Sepatu seperti anak Sekolah Dasar lainnya, hanya berbeda pada mereknya saja, dari kisah Dia semasa SD, Continue reading

keyakinan


assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

ini postingan saya yang terpanjang deh nampaknya dalam perbloggan selama ini , baca ya 😀

“Impian itu kebutuhan, sama seperti oksigen yang di butuhkan oleh mahluk hidup utntuk bernafas,Impian itu gaya hidup dimana orang-orang mampu mengekspresikan apa yang mereka mau, sama halnya dengan gaya hidup yang lain kalau tidak punya Impian itu ketinggalan zaman dan tidak gaul, Impian itu peluang dimana kita mampu melihat kesempatan yang ada untuk mencapai apa yang kita impikan dimana orang lain tidak meganggapnya peluang tapi dengan memiliki impian pasti jadi Continue reading

Dian


lagi belajar lagi nih, ya udah baca dan kritik aja ya 🙂

perdepatan di ruang keluarga mulai lagi antara dian dan kakaknya setelah dian memutuskan menikahi Dini dan Dian merencanakannya tadi seminggu lagi, Dian ingin menikahi Dini yang telah hamil 7 bulan dan tadi siang mereka berdua menyepakatinya.

Kakak: de coba kamu pikir-pikir lagi tentang keputusan yang bakal kamu ambil ini

Dian : sudah ka ini sudah aku pikirkan ko.

Kakak: apa kamu sanggup menjalani rumah tangga dengan Dini? Continue reading

Dia


hari ini Dia berjalan kaki lagi mencoba mencari kehidupan yang lebih baik, satu setengah jam perjalanan itu banyak sekali yang Dia lihat, dan sekarang Dia melihat bubaran anak sma, ada yang nongkrong, pacaran dan lain-lain, anak-anak sma itu begitu riang menjalani masa mudanya apa lagi yang berpacaran, dan nongkrong sepulang sekolah, sedangkan Dia waktu sekolah 3 tahun yang lalu tidak merasakan hal itu, sambil tersenyum terbesit pikirannya berkata “yah mau merasakan bagaimana kamu kan anak STM,ya mana ada cewek yang bisa di ajak pacaran”, Continue reading

Harapan Baru


kehancuran lah membuat belajar bagaimana untuk membangun lagi,

sepintas nampak tak ada lagi harapan namun reruntuhan itu seperti harapan harapan baru.

namun mengapa tidak di renovasi aja sebelum hancur ?

atau

memang harus di hancurkan dulu agar akan terjadi bangunan yang megah ?

terus pondasi-pondasi yang dulu di bangun di kemanakan?

di tata ulang lagi?

bukan kah membikin pondasi itu sangat susah? terus apakah ketika di hancurkan juga susah?

mebingungkan memang

namun sudah lah tak perlu di pikirkan lagi,

yang penting belajar aja dari semua kejadian

kalo perlu merombak pondasi yang kurang kuat untuk membangun istana yang sangat megah  why not?

selama masih ada sisa-sisa batu dari rerentuhan yang masih terpakai, istana itu pun pasti jadi dan cari bahan yang kuat dan terbaik agar istana itu akan jadi kuat megah bahkan indah yang bahkan bisa di nikmati kalangan banyak orang.

dan terimakasih untuk-Mu yang memberikan kehancuran agar belajar bagaimana caranya membangun dari awal, membiarkan jatuh agar belajar caranya untuk bangkit

IF I FAIL, I TRY AGAIN , AGAIN AGAIN AGAIN AGAIN AN AGAIN !!!

sabar


rai sang pejuang hidup kini terjebak dalam hujan yang sangat deras, kali ini dia tak dapat berbuat apa-apa karena lampu motor vespanya yang redup itu tak mampu menerangi jalan yang gelap karena kabut dari hujan di kawasan pangalengan sangat tebal, walaupun waktu itu baru pukul 17.15 namun cuaca sangat gelap, rai sama sekali tak membawa jas hujan dia pun basah kuyup dan untungnya di pinggir jalan ada sebuah gubuk yang bisa di pakai berteduh

dalam kesendiriannya yang menggigil, rai hanya ingin pulang menemui sang istri yang sedang mengandung 7 bulan, walau hari ini perjuangannya tuk mengunduh rezeki dan mencari tabungan tuk kelahiran anak keduanya tidak menghasilkan apa-apa.
perut yang sangat lapar pun tak di hiraukannya dia hanya bisa berdoa pada Allah swt semoga hujan ini cepat reda dan dia bisa pulang tuk bertemu sang istri dan anak sulungnya yang menjadi semangatnya, modal kuatnya sekarang adalah kesabaran. sebab baru kemarin di sholat jum’at dia mendengar bahasan dari khotib.
berkata anas ra,bahwasanya Nabi saw besabda : “Allah berfirman jika Aku menimpakan suatu musibah ke atas salah seorang hamba-Ku pada badannya,atau hartanya,atau anaknya, lalu dia menerima mushibah itu dengan penuh kesabaran, niscaya di hari kiamat Aku malu akan menegakkan baginya neraca timbangan atau membuka buku catatan amalnya”(HR.Qudha’i) dan ( dailami,Hakim,Tirmidzi)
dan rai pun pulang setalah hujan reda, sesampainya di rumah lelahnya langsung hilang ketika sang bidadari menyambutnya dengan senyuman tercantik yang pernah di berikan padanya, dan si sulung datang dan memeluknya. 🙂

Bukan Air


setelah sekian lama mencari dan mencoba meyakini

air itu terus menetes dan sampai sekarang batu belum juga berlubang

air kecil menetes dan jatuh lalu pecah

menetes lagi lalu pecah, begitu lagi dan seperti itu yang ntah sampai kapan?

sang batu masih diam dan tak bergeming

cahaya dari pecahnya air itu sangat indah

sebuah konsistensi yang sangat mengagumkan

aku pun berharap bisa seperti air namun aku tak tahu apa tujuan air itu yang konsisten di situ

aku belajar dari kuda dan anjing walau sampe menjulurkan lidahnya mereka masih bisa berlari

namun

bukan juga kuda yang mau berlari setelah di pecut terlabih dahulu

aku manusia yang punya tujuan hidup

tak perlu lagi di pecut agar bisa dan mau berlari

tapi untuk yang namanya cinta aku tak akan belajar dari air yang konsisten entah sampai kapan yang hanya membuat lubang pada batu dan dirinya sendiri pun pecah

hanya menyakiti kedua belah pihak

i have a dreams dan tak akan kubiarkan hanya karena cinta semua hancur berntakan

jujurlah


jujur lah,

aku paling benci melihat keangkuhan yang ada di dalam canda tawa itu, aku muak melihat sosok mu yang nampak tegar namun rapuh di dalamnya

kalau boleh jujur

aku pun ingin bercerita ke padamu , bercerita tentang impian-impian ku, terbuka tentang diriku, isi pikiran ku pada mu,

namun itu jadi terhalang oleh sikapmu yang menutup diri tentang kisah mu, bagai tembok yang tak nampak namun menahan langkah dan pandangan, bagaimana kita mampu melangkah bila salah satu di antara kita masih tertutup, sosok yang melangkah bersama namun aku tak mengenal dirinya, hanya jasad yang berjalan di sampingku, sosok yang mempunyai visi namun tak tahu isi hati masing-masing

aku setuju kau selalu bilang bahwa impian itu jangan tergantung oleh orang lain, namun ini faktor yang membuat ku gelisah, kalau boleh jujur aku pun ingin berbincang-bincang banyak dengan mu, menceritakan apa yang terjadi pada kehidupan ku, hari-hariku, dan tak mau menutupi itu semua darimu

aku pun suka iri melihat mereka yang bisa tertawa lepas dengamu, kamu tahu diri mereka dan sebaliknya, namun entah mengapa ketika kita berdua seakan ada yang tertutupi entah itu apa yang aku sendiri tak tahu

mungkin iya ketika kau ada masalah dan kau langsung intropeksi diri dan tak mau menceritakannya pada orang lain, apakah kau pernak itropeksi tentang hal ini kawan

untuk mu semoga kau bisa membaca ini karena aku pun tak berani untuk membicarakan hal ini

Tentang Batu


aku bukan batu

yang memiliki kekuatan namun diam saja

aku bukan batu

yang keras namun masih tetap saja diam

namun ada yang berkata

sekeras-kerasnya batu akan tetap berlubang bahkan pecah oleh air

lalu apa yang harus aku ambil

belajar dari batukah yang keras namun mau mengalah oleh air

atau

belajar dari air yang konsisten yang mampu mengalahkan batu

Antara Bimbang dan Keyakinan


Apa iya mereka sadar bahwa mereka akan mati, peluru yang langsung menembus jantung rudal yang bisa mengahancurkan tubuh mereka, dan ranjau-ranjau yang membuat mereka terperangkap lebih dekat pada kematian, dan ruh pun terpisah dari jasad mereka, berperang hanya untuk mendapatkan kebebesan dan pengakuan.

Yoshi hanya bengong melihat sahabatnya yang suka dengan sejarah ini bergumam sendiri, kenapa lagi din,,,? Tanya yoshi ga papa aku hanya berfikir betapa dahsyatnya kekuatan manusia bila ingin mendapatkan sesuatu yang mereka anggap berharga padahal peluru siap menembus dada mereka, rudal yang langsung menghancurkan kepala dan bagian tubuh lainnya, Yoshi pun masih bingung  apa sih yang sedang di di pikirkan temannya ini, karena penasaran yoshi pun menanyakannya, kamu mikirin apa din ,,,? Ini data yang menceritakan tentang perjuangan hidup suatu Negara yang berperang untuk mendapatkan kebebasan jawab dini. Kebebasan tetang apa ? Tanya yoshi. Kebebasan tentang semua!

Walaupun masih bingung dengan apa yang di bicarakan temannya ini yoshi mengalihkan pembicaraan, oh ya katanya kamu mau meneilti sesuatu kira-kira apa,,,? Tanya yoshi, ya tentang buku ini, jawab dini.

Yoshi pun terdiam dia tahu banget kalo temannya yang melankolis korelis ini sedang ada yang di pikirkan,” ya udah din duluan ya mau ke perpus dulu, dini hanya tersenyum

“Bila benar adanya amborsia yang dapat memanjangkan umur seseorang kira-kira apa ya dia bisa mendamaikan dunia ini yang masih saja  ada yang ingin saling menghancurkan?, agar mereka tahu betapa sia-sianya saling mengahancurkan karena orang yang mereka ingin bunuh dan hancurkan tak akan pernah mati”.

“Lalu Engkau dimana tuhan,,,? Apakah masih Engkau ada di hati mereka bila ada buah tersebut, masihkah mereka memohon pertolongan dan harapan hidup pada Mu bila ada buah itu”.

Dini pun masuk kedalam perpus untuk bertemu yoshi dan menceritakan apa yang ada dalam pikirannya.

“Din mungkin kamu memang tidak setuju dengan ini tapi perang itu ada ketika tak ada lagi negosiasi antara kedua belah pihak atau mungkin yang lainnya, tapi satu hal yang kamu tahu ayah mu berjuang di sana bukan untuk berperang dia hanya lah sesorang dokter yang berjiwa pahlawan yang tinggi, karena pahlawan sesungguhnya itu ayahmu di mana mereka berperang untuk menang namun dia berperang untuk menunjukan bahwa masih ada yang berjiwa besar seperti dia dan kamu patut bangga akan itu, dan yang pasti ayah mu masih percaya tuhan makanya dia bersedia untuk pergi kesana dan percaya bahwa tuhan punya maksud sendiri mengirimkan ayahmu kesana”.

Dini pun menatap langit-langit perpus sambil memejamkan matanya seolah mencari tuhan dan dia pun temukan tuhannya yang selalu ada di hatinya dan dekat dengannya lalu tersenyum

ayah aku tahu bahwa tak ada yang abadi di dunia ini, aku mamah dan yang lain menunggumu pulang, kau bukan hanya pahlawan bagi keluarga ini namun kau benar-benar pahlawan dunia bila kau gugur di sana aku tahu bahwa tuhan ingin mnyudahi perjuangan mu dan semoga kau selalu dalam lindungannya”. Aamiin

 

Cerita di atas hanya sekedar fiksi semata, ditulis dalam rangka meramaikanKontes FlashFiction Ambrosiayang di selenggarakan Dunia Pagi dan lulabi Penghitam langit.

 

 

 

 

 

 


%d bloggers like this: