100
you're reading...
About Me, Info

MENINGGAL DUNIA


Asslaamua’laikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Innalillaahi wainna ilaihi roojiun, telah meninggal dunia sahabat kita yang bernama Ardiansyah, seorang anak dari Achmad Pango Darwis……………

itu yang terbayang di benak saya ketika salah satu keponokan saya meninggal dunia kemaren malam, sampai sekarang terbayang wajah dia yang masih muda saat kita bercanda bareng, dia ngusilin saya dengan keahliaannya bermain trik sulap dasar sampai saya harus bayar kepada dia agar saya bisa, hem cukup pintar juga karena dia tahu saya punya sifat penasaran yang besar.

sepanjang jalan, saya berfikir ketika saya meninggal nanti apa yang dikenang oleh orang sekitar tentang saya, apa ada yang bermanfaat yang mereka rasakan ketika saya meninggal nantinya, umur tidak ada yang tahu kapan, dan dimana nyawa kita akan di jemput, namun ketika saya meninggal dunia nanti saya ingin sekali mempunyai arti bagi mereka yang mengenal saya

saya membayangkan kain kaffan menyelimuti tubuh saya, dan melihat mamah saya sedang terisak di samping saya sambil memeluk kakak perempuan saya yang sedang menangis pula mencoba menahan tangis ibunya namun dia tidak bisa menahan air matanya, saya melihat kakak saya yang laki-laki menahan air matanya sambil menceritakan kepada tetangga yang berdatangan penyebab mengapa adiknya yang bernama Ardiansyah ini meninggal dunia namun tetap saja air mata itu keluar walau sedikit, saya mendengar ayat-ayat suci Al-Quran yang di bacakan para tamu yang ikut mendoakan saya di ruangan di tempat jenazah saya, isteri saya yang tabah ikut membacakan doa untuk suaminya ini, terdengar pula suara tangisan anak-anak saya yang memanggil “ayah, ayaaah”. dan sikecil yang bingung dan ikut menangis pula.

ketika meninggal nanti saya sangat ingin sekali orang-orang mengenal saya, ketika mereka di tanya arti seorang anak yang berna Ardiansyah bagi mereka”

ketika ditanya kepada ibu dan ayah saya mereka menjawab, “ardi itu anak yang tangguh penuh semangat, dia anak yang soleh dan berbakti pada kami”

ketika kakak dan saudara saya ditanya, mereka menjawab “ardi seorang anak yang tanpa lelah mencapai impiannya, adik yang sangat kami sayangi, pemuda yang cerdas, keras”

ketika teman-teman ditany, mereka pun menjawab “ardi itu seorang sahabat yang setiakawan, solidaritasnya tinggi dan jiwa sosialnya yang menakjubkan, dia panutan bagi kami, dia begitu berharga di mata kami, salah satu orang yang selalu kami rindukan adalah dia”

ketika anak-anak saya ditanya, mereka menceritakan ” ayahku adalah sosok yang ku kagumi, dia manusia yang pantas menjadi Imam kami, ayah sosok pemimpin yang berharga, panutan kami, darahnya mengalir di darah kami, kami akan lebih seperti ayah, ayah yang mengajarkan tentang mental pejuang, ayah yang mengajarkan mental bijaksana, ayah mengajarkan kami naik sepedah, mengajarkan kami tentang ilmu agama, ayah selalu memperhatikan pertumbuhan kami, kehilangan ayah adalah suatu yang ujian bagi kami agar mandiri dan tegar melewati hidup ini tanpa dia,dan saat yang tepat menggunakan apa yang ayah ajarkan pada kami”

ketika istri saya di tanya dia hanya bisa menangis dan berkata ” dia pasangan hidup yang tepat untukku”

teman-teman semuanya mempung saya masih hidup dan saya tidak tahu kapan saya akan meninggal dunia,  namun yang perlu saya lakukan sekarang adalah berbuat baik, menebarkabikan setiap harinya tanpa lelah, tanpa mengeluh, selalu berusaha ikhlas.

Advertisements

About ardiansyah pango darwis

I just need to learn every day to be the best, because i have a vision for my life ,because best is the best

Discussion

22 thoughts on “MENINGGAL DUNIA

  1. Turut berduka cita ….

    Posted by Deddis | September 15, 2012, 8:08 am
  2. Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. semoga kita bisa meninggalkan kesan yang baik saat meninggal dunia kelak.

    Posted by Ilham | September 15, 2012, 8:36 am
  3. turut berdukacita ya.. dan beberapa hari yang lalu saya pun sedang memikirkan hal yang sama denganmu.. 🙂

    Posted by 'Ne | September 15, 2012, 9:07 am
  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, Ardian…

    Alhamdulillah, senang bisa kembali bersilaturahmi setelah sekian lama tidak bersapa dengan pesan2 yang bermanfaat.

    Kematian adalah keadaan yang selalu “mengerunkan”, jika bekal amalnya kurang dilakukan. Kematian bermakna bertanggungjawab menghadapi segala apa yang dikerjakan di dunia.

    Sebuah “keinginan” yang bakal bertamu untuk masa depan yang belum ada. Jika Ardi mahu semua “keinginan” yang baik itu berlaku, maka usahanya harus dari sekarang. Maksud saya, usaha apa yang ada untuk hari ini dahulu sebelum esok yang belum pasti tiba. Hargailah hari ini untuk bekal esok harinya.

    Aamiin. Semoga kematian Ardi, saya dan kita semuanya nanti, dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin. Semoga Allah mengampun segala dosa-dosa kita. Aamiin.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak. 😀

    Posted by SITI FATIMAH AHMAD | September 15, 2012, 12:08 pm
  5. Alfatihah buat keponakan Ardian dan takziah buat keluarga Ardian.
    Semoga Allah memuliakannya di Sisi-NYA. Aamiin.

    Posted by SITI FATIMAH AHMAD | September 15, 2012, 12:44 pm
    • Waalaikumsalaam Warahmatullaahi Wabarakaatuh Bunda
      Aamiin, Terimakasih Bunda Doanya mari menebarkan kebaikan ya Bunda, sama seperti teko, jika kita isi teko itu dengan air susu maka yang keluar dari tersebut pun air susu, jika kita mengisi air kopi maka yang keluarnyapun air kopi, jika kita mengisi hari-hari kita dengan amal ibadah dan ikhlas sudah pasti nantinya kita akan mendapatkan apa yang kita isi ketika masih hidup

      Posted by ardiansyah pango darwis | September 18, 2012, 7:53 am
  6. innaa lillahi wa inna ilaihi raji’un..

    agak terkejut tadi waktu baca paragraf yang pertama..

    perenungan yang sangat bagus.. mudahan kita bisa meninggalkan jejak yang baik sepeninggalan kita nanti…

    Posted by Ummu El Nurien | September 16, 2012, 4:58 am
  7. Innalillaahi wainna ilaihi roojiun
    Turut berduka. .

    Posted by ori arifin | September 16, 2012, 7:17 pm
  8. Innalillahi wa innalaihi roji’un. . .
    Ponakan umur berapa, Mas?

    Ketika ada musibah dan kita mampu membaca situasi dan membalikkan keadaan ada di pihak kita, insya Alloh kita akan lebih bisa menghargai orang lain, sabar dan bersyukur. 🙂

    Posted by Idah Ceris | September 17, 2012, 10:48 am
  9. innalilahi wa innalilahi rojiun..turut berduka cita ya mas..
    semoga almarhum diampuni dosanya & ditrima semua amal ibadahnya amiinn..

    Posted by Enny Mamito | September 20, 2012, 3:47 pm
  10. Ardiiiiii…
    postingannya sangat mencerahkan…
    dan rada bikin serem juga sih sebenernya…hihihi…
    *berasa belum punya banyak bekal soalnya*

    Turut berduka cita atas keponakan mu yah…
    semoga diterima di tempat yang layak disisi Nya…

    Posted by Bibi Titi Teliti | September 25, 2012, 2:31 am
  11. Ada award nih sekaligus pengumuman Elfrize. Cek, ya, kawan-kawan 🙂

    http://elfarizi.wordpress.com/2012/10/30/akhirnya-ini-dia-pemenangnya/

    Posted by elfarizi | October 30, 2012, 3:26 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Akhirnya, Ini Dia Pemenangnya | Elfarizi - October 30, 2012

NB : Mohon untuk kritikan dan masukannya ya agar postingan-postingan saya yang selanjutnya bisa lebih bermanfaat. lagi :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: