100
you're reading...
olahraga jari

Dia


hari ini Dia berjalan kaki lagi mencoba mencari kehidupan yang lebih baik, satu setengah jam perjalanan itu banyak sekali yang Dia lihat, dan sekarang Dia melihat bubaran anak sma, ada yang nongkrong, pacaran dan lain-lain, anak-anak sma itu begitu riang menjalani masa mudanya apa lagi yang berpacaran, dan nongkrong sepulang sekolah, sedangkan Dia waktu sekolah 3 tahun yang lalu tidak merasakan hal itu, sambil tersenyum terbesit pikirannya berkata “yah mau merasakan bagaimana kamu kan anak STM,ya mana ada cewek yang bisa di ajak pacaran”, apa lagi ketika pulang sekolah ketika teman-taman satu kelasnya ketemuan sama kenalan melalui HP Dia malah langsung pulang karena harus bekerja di salah satu home industri,” ah zaman itu” bisiknya ” kini sudah 3 tahun namun belum ada perubahan”.

kini pikirannya kembali lagi dengan mencari apa solusi dengan masalahnya sekarang agar hutang-hutang yang semakin membengkak ini harus segera di bayar dan lunas, selang beberapa puluh meter Dia berjalan, kini Dia melihat pengemis yang lagi minum jus dari plastik dengan nikmatnya,,Dia pun bertanya dalam hati “dari mana pengemis ini mendapatkannya?” ah apling hasil dari meminta-minta, padahal badannya masih sehat dan bisa di pakai untuk bekerja,”

dan Dia membandingkan dirinya dengan pengemis itu,“sebenarnya kita sama mungkin Dia belum makan 4 hari aku pun sama, mungkin Dia pernah mengalami kerasnya hidup, aku pun sama, mungkin Dia pernah dikejar hutang dan di kecewakan oleh janji-janji dan aku pun sama pernah mengalaminya, dan aku pun pernah berfikir ingin ingin sembunyi dari semua maslah-masalah ini tapi apa iya bisa? kalo berlari mungkin iya bisa tapi kalau sembunya di mana tempatnya?, tapi ya sudahlah itulah persamaan ku dengan pengemis itu, namun pedaan aku dengan dia adalah aku masih punya harapan”.

“mungkin iya setelan ini memakai baju formal dari kemeja celana katun nampak seperti executive muda tapi keadaanya sama seperti pengemis, tidak makan bahkan sampai 7 hari, tidur di jalanan dengan menggunakan setelan rapih beginipun aku sama mengalaminya sampai beberapa hari karena kontrakan belum di bayar beberapa bulan, dan karyawan-karyawan belum mendapat haknya dari kewajiban ku.”

“apa pun itu kita di beri cobaan yang sama dapi berbeda tingkatan, namun aku tidak akan sepertimu kawan yang terus berlari namu entah samapi kapan terus berlari, yang membuat kita berbeda aku punya Tuhan dan percaya padaNya”.

dan magrib pun tiba Dia samapi di kontrakannya dengan memberanikan diri menghadapi semua, dan di sana telah di tunggu oleh karyawan-karyawannya yang mengundurkan diri dan membawa apa yang menjadi mata pencahariannya dan mendapat pengusiran dari yang punya kontrakan.

Alhamdulillah Ya Allah Kau ringankan bebanku ini Ya Allah” bisiknya

Advertisements

About ardiansyah pango darwis

I just need to learn every day to be the best, because i have a vision for my life ,because best is the best

Discussion

21 thoughts on “Dia

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Ardian…

    Hidup ini memang keras dan perlukan usaha untuk berjaya. Siapapun sama ada Dia, Aku, Mereka atau sesiapa sahaja telah ditetapkan jalan hidupnya sejak azali lagi.

    tetapi kepercayaan kepada Rukun Iman ke-6, Qada dan Qadar bisa mengubah nasib seseorang yang papa kedana menjadi kaya raya. Kenapa ? Melalui apa ? Semuanya bisa berubah jika MAHU BERUBAH, optimis, punya harapan masa depan dan paling utama sentiasa berbaik sangka dengan Allah, Yang Maha Pemberi Rezeki.

    Tidak guna kita mengeluh jika sihat tidak berbuat.
    Tidak guna kita menangis jika kuat tetapi mengemis

    Kejayaan dan kebahagiaan hidup ini bergantung kepada keinginan di hati untuk berbuat dan memulakan langkah pertama di peringkat bawah.

    Semoga Dia dan Aku bisa memahami bahawa menjadi manusia tidak semudah yang disangka. Kerana tujuan penciptaan manusia adalah untuk menyembah Allah dan harus berusaha mencari ilmu melalui akal yang dibekal.

    Selamat berjaya. Tulisan yang bagus sebagai pedoman bagi yang sudah lelah untuk mencari kehidupan dan kejayaan. Salut.

    Salam sejahtera. πŸ˜€

    Posted by SITI FATIMAH AHMAD | April 3, 2012, 2:15 pm
    • wa’alaikum salam wr.wb mba
      tulisan ini saya dapat setelah saya jalan kaki tadi siang dan melihat anak sekolah dan pengemis namun tidak sepenuhnya itu pengalaman saya, karena saya belum punya karyawan dan belum sampe di usir paling hanya ga makan dan tidur di jalan itu pernah saya jalani πŸ™‚
      terimakasih mba atas comentnya di tulisan ini kalo ada yang kurang jangan sungkan di kritik ya mba
      agar tulisan saya yang lainnya lebih punya manfaat

      salam sejahtera juga buat mba dan sekeluarga πŸ˜€

      Posted by ardiansyah pango darwis | April 3, 2012, 3:03 pm
  2. mas, komennya OOT gpp yaa.. dhe mo jawab pertanyaan mas Ardi..

    caranya, buka dashboard- Settings- Discussion- trus cari bagian bawah di bawah Default Gravatar ada pilihan Coment Form, nah disitu tempatnya.. selamat mencoba πŸ™‚

    Posted by Dhenok Habibie | April 3, 2012, 3:09 pm
  3. Asalkan mau berusaha dengan giat tidak lupa berdoa insyaAllah rezeki selalu ada. Karena rezeki itu harus dijemput bukan ditunggu πŸ™‚
    Inspiratif tulisannya πŸ™‚

    Posted by misstitisari | April 4, 2012, 1:44 am
  4. saya suka bagian ini:

    “yang membuat kita berbeda aku punya Tuhan dan percaya padaNya”

    kerasnya hidup bisa jadi juga cara Tuhan untuk memberikan pelajaran dan kekuatan pada kita
    tinggal pilih, kita sabar atau syukur
    karena tak ada pilihan selainnya bagi orang-orang yang beriman

    Posted by puchsukahujan | April 5, 2012, 12:30 am
  5. Tulisan ini berisi hikmah hidpp yg dalam ya Mas. Semoga kita semua dpt memetik manfaat darinya. Kenapa ya usaahanya gagal, pasti ada penyebab. Kalau diigali dgn penuh kejujuran, biasanya peran kita lah yg paling banyak jd penyebabnya

    Posted by Evi | April 5, 2012, 10:49 pm
  6. Udah lama gak main nih πŸ˜€
    Ternyata berangkat dari pengalaman ya, Kang …
    Mari bekerja keras untuk hidup lebih baik *terinspirasi* πŸ˜€

    Posted by elfarizi | April 6, 2012, 4:19 am
  7. alhamdulillah ada hikmah dari sekeliling , semoga kita jadi orang yang selalu bersyukur

    Posted by monda | April 6, 2012, 9:26 am
  8. Setiap zaman, setiap perbedaan yang kita atau manusia lewati.
    So Membandingkan, Mubadzirkan waktu dan fikiran.
    Biarlah yang dulu berlalu.

    Posted by hilmynur | April 6, 2012, 12:09 pm

NB : Mohon untuk kritikan dan masukannya ya agar postingan-postingan saya yang selanjutnya bisa lebih bermanfaat. lagi :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: