100
you're reading...
About Me, olahraga jari

Bukan Air


setelah sekian lama mencari dan mencoba meyakini

air itu terus menetes dan sampai sekarang batu belum juga berlubang

air kecil menetes dan jatuh lalu pecah

menetes lagi lalu pecah, begitu lagi dan seperti itu yang ntah sampai kapan?

sang batu masih diam dan tak bergeming

cahaya dari pecahnya air itu sangat indah

sebuah konsistensi yang sangat mengagumkan

aku pun berharap bisa seperti air namun aku tak tahu apa tujuan air itu yang konsisten di situ

aku belajar dari kuda dan anjing walau sampe menjulurkan lidahnya mereka masih bisa berlari

namun

bukan juga kuda yang mau berlari setelah di pecut terlabih dahulu

aku manusia yang punya tujuan hidup

tak perlu lagi di pecut agar bisa dan mau berlari

tapi untuk yang namanya cinta aku tak akan belajar dari air yang konsisten entah sampai kapan yang hanya membuat lubang pada batu dan dirinya sendiri pun pecah

hanya menyakiti kedua belah pihak

i have a dreams dan tak akan kubiarkan hanya karena cinta semua hancur berntakan

Advertisements

About ardiansyah pango darwis

I just need to learn every day to be the best, because i have a vision for my life ,because best is the best

Discussion

33 thoughts on “Bukan Air

  1. “i have a dreams dan tak akan kubiarkan hanya karena cinta semua hancur berntakan”

    dan karena cinta semuanya bisa terjadi..:)

    salam hangat bukanperantau 🙂

    Posted by bukanperantau | February 23, 2012, 6:35 pm
  2. filosofi air memang mengagumkan. kekuatan air sampe bisa menembus batu. apapun halngannya pasti bisa di lewatkan. sudah saatnya belajar dari air

    Posted by kawanlama95 | February 24, 2012, 2:39 am
  3. bukan kuda yg berlari setelah dipecut…

    Hmmm, terus terang kata2 itu menyindir hati saya. Ah. Aku ini terlalu lama diam rupanya…

    Posted by Istighfarin dot com | February 24, 2012, 2:43 am
  4. Tapi karang-pu bisa pecah karena ombak lhooo…

    Posted by yunie | February 24, 2012, 2:53 am
  5. konsisten seperi air, teguh pada prinsip seperti batu, selalu bersemangat mengejar seperti anjing, semua dilakukan untuk meraih mimpi yang sudah berakar dan tumbuh subur di relung jiwa 🙂

    Posted by tiara | February 24, 2012, 3:03 am
  6. Go Fighting – Get Your Dream High d(^o^”)

    tapi jangan melupakan cinta hehehehehehe /(^o^”)

    Posted by Eko Wardoyo | February 24, 2012, 3:08 am
  7. antara batu dan air?

    kalau boleh milih, kira2 ingin jadi batu apa air kak? 😉

    Posted by Idah Ceris | February 24, 2012, 3:32 am
  8. air itu menempati ruang….

    Posted by Tina Latief | February 24, 2012, 3:27 pm
  9. Assalaamu’alaikum wr.wb, Ardian…

    Puisi jelas bermakna tanpa selindung-selindung…:D
    Menurut saya, puisi ini menyemangati diri untuk selalu teguh dalam melaksanakan sesuatu yang diimpikan. Tapi saya sukakan perkataan terakhir…

    “i have a dreams dan tak akan kubiarkan hanya karena cinta semua hancur berantakan”

    semangat juang yang tinggi mengejar cita tanpa membiarkan sesuatu yang bisa merobohnya walau ada kekecewaan yang pernah melanda. Kecewa bukan penghalang untuk berjaya. Saya setuju. Sangat setuju. Makanya, harus dibuktikan. Gagal sekali bukan bermakna gagal untuk kesekian kalinya.

    Salut Ardian. Semoga bisa mengejar 100 list of dreams.
    Salam ceria.

    Posted by SITI FATIMAH AHMAD | February 25, 2012, 1:57 am
  10. datang untuk silaturahmi gan … 🙂

    Posted by onesetia82 | February 25, 2012, 5:03 pm
  11. Puisi yang sangat menarik maknanya. Memang tidak setiap kalimat bijak mengacu pada segala kondisi kehidupan. Oleh karenanya, jumlah kalimat bijak lain itu banyak sekali. Karena orang lain menemukan juga kalimat bijak yang lebih sesuai untuk kondisi tertentu.

    Menurut saya kalimat bijak untuk berusaha terus menerus spt air yg menetes lama-lama akan melubangi batu, mungkin masih bisa berlaku untuk kasih sayang yang bersifat lebih universal. Karena kasih sayang yang murni tidak membutuhkan timbal balik. Un-conditional love. Seperti kasih sayangNYa terhadap kita semua, seperti kasih sayang ibu terhadap anaknya. Semuanya hanya soal kesadaran si penerimanya.

    Namun pepatah ini tentulah kurang tepat diimplementasikan pada ‘cinta’ yang membutuhkan timbal balik, seperti pada percentaan pria-wanita yang memiliki kecemburuan,rasa ingin memiliki sepenuhnya dan sebagainya. Tidak setiap orang memiliki rasa itu terhadap yang lainnya. dan sesungguhnya tdk bisa dipaksakan. Jadi untuk apa menjadi air yang menetes dengan konsisten dan penuh kelembutan pada batu yang tak memiliki kwalitas konsistensi dan kelembutan kasih sayang yang serupa?

    Jempol buat pusi ini..

    Posted by Ni Made Sri Andani | February 26, 2012, 1:32 am
  12. Kunjungan balik dari blog saya.. Puisi bagus. tapi alangkah indahnya kalo Cinta bisa mendukung mimpi-mimpi kita.

    Posted by ryan | February 26, 2012, 8:24 am
  13. ini pasti si TS lagi galau 😀

    kunjungi balik ya

    Posted by abdina | February 27, 2012, 2:54 pm
  14. nice 🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    Posted by the-netwerk | February 29, 2012, 8:44 am
  15. Ini tentang air…. atau cinta, ya? 😀

    Posted by Asop | March 4, 2012, 9:16 am

NB : Mohon untuk kritikan dan masukannya ya agar postingan-postingan saya yang selanjutnya bisa lebih bermanfaat. lagi :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: